Firasat Hati Berdebar-debar

Hampir tiap orang mengalami hati berdebar-debar, apalagi jika ia sedang menunggu sesuatu yang mengejutkan. Misalnya, akan bertemu dengan sang pujaan hati yang lama dirindukan.

Sponsorship

Tetapi kadangkala, hati berdebar-debar juga muncul tanpa sebab. Ini biasanya yang membingungkan. Adapun, dalam kitab-kitab kuno, terdapat sebuah firasat terkait dengan makna dan pralambang dari hati berdebar-debar tanpa sebab dan asal ini. Berikut ini firasatnya.

Bila hati berdebar-debar dari jam 6-7 pagi, itu pertanda akan peroleh rezeki, seperti kumpul-kumpul dan makan bersama. Sedangkan bila malam hati, ini firasat akan memperoleh kabar baik. Sedangkan bila berdebar-debar antara jam 7-8 pagi, firasat celakalah yang ada, di antaranya dimungkinkan mendapat susah. Sedangkan malam hari, firasat bakal bersua dengan keluarga dari jauh.

Bila hari berdebar-debar itu terasa mulai jam 8-9 pagi, firasat bakala mendapat berita baik, bila malam hari, akan mendapatkan pertolongan dari orang kaya.

Hal senada juga bila hati berdebar antara jam 9-10 apagi, firasat akan kedatangan sanak dan famili yang hendak berembuk untuk kebaikan. Sedangkan pada malam hari firasat mendapatkan berita gembira.

Sementara itu, bila hati berdebar-debar mulai 10-11 pagi hari, firasat akan kedatangan keluarga dengan selamat. Berbeda dengan malam hari, karena firasat ajan dirasani orang atau dibahas kejelekkannya oleh orang lain.

Sedangkan antara jam 11-12 siang hari, alamat kedatangan tamu untuk memberikan pekerjaan. Adapun, jika malam hari, seyogyanya untuk waspada. Bisa-bisa ada tamu tak diundang.

Bila terjadi antara jam 12-1 siang hari, pertanda akan mendapat rejeki, misalnya kumpul makan-makan. Bila malam hari, akan kedatangan tamu dari jauh. Apabila berdebar-debar mulai jam 1-2 siang hari, firasat akan mendapatkan kabar menyenangkan. Sedangkan pada malam hari, diyakini bakal mendapatkan kesenangan.

Jika berdebar-debar pada jam 2-3 siang hari, firasat akan mendapatkan perlakuan baik oleh orang lain. Minimal, ia akan dibahas orang lain dari segi kebaikannya. Sedangkan pada malam hari, firasat akan mendapatkan kabar baik. Sementara itu, jika berdebar-debar antara pukul 3-4 siang hari, ini firasat buruk. Bisa-bisa orang bersangkutan akan terlibat pertengkaran dengan orang lain. Lebih buruk lagi jika hari berdebar itu terjadi pada malam harinya, karena firasatnya adalah bakal datangnya bencana. Misalnya, akan mendapatkan kecelakaan.

Sementara itu, bila hari berdebar-debar antara jam 4-5 siang hari, firasat yang ada menunjuk pada kebaikan. Di antaranya, akan mendapatkan omongan baik dari orang lain yang membuat hatinya berbunga-bunga. Bila malam hari, firasanya juga serupa, yakni bakal kedatangan tamu dengan membawa kebaikan.

Sedangkan bila berdebar-debar pada pukul 5-6 pagi hari, ini yang perlau diwaspadai. Sebab, menurut petunjuk yang ada, firasatnya mengacu apada keburukan. Di antaranya, akan kehilangan barang. Terutama kehilangan uang. Adapun bila terjadi pada malam hari, kebalikan dari firasat sebelumnya, sebab mengacu pada sebuah kebaikan, yaitu akan mendapatkan rezeki.

Demikianlah, firasat hati berdebar-debar yang pernah dicatat oleh leluhur kita dulu. Dalam hal ini, bukan ‘ndisiki kerso’ melainkan untuk menunjukkan pada kita, bahwa ada kearifan tersendiri yang diwariskan orang tua dulu, yang bisa membuat kita semakin waspada dalam mengarungi hidup dan kehidupan. Adapun, mengenai kepastiannya, kembali pada Sang Pencipta. (beritajatim.com/ndr)

Sumber: inilah.com

Komentar Anda

komentar

Kalo kamu suka sama tulisan saya ini kamu bisa klik "Like" yang ada di bawah ini

© 2012 Inspire of Casavina. All rights reserved.
Proudly designed by Theme Junkie.